“jadilah seperti apa kau ingin jadi?”
“Jadilah seperti apa kau ingin jadi, pergilah ke tempat kau ingin pergi, karena kau hanya punya satu kehidupan” tiba-tiba saja aku teringat pepatah itu, tapi menurutku kalimat terakhir masih kurang dua kata ” di dunia”, yah walaupun ini hanya menurutku, karena dalam keyakinan agamaku kita hidup bukan hanya di dunia ini, masih ada dunia-dunia lain yang tidak aku tahu.
kembali ke pepatah tersebut aku jadi ingat semalam waktu terawih, samping seorang ibu dengan membawa turut serta anaknya, sholat isya belum dimulai sehingga masih banyak jamaah yang belum datang, anak kecil sampingku meloncat-loncat kecil dengan merangkak dengan mulutnya berbunyi “guk guk guk, aku memperhatikannya cukup lama hingga aku tersenyum dan mencapai kesimpulan dia menirukan gaya seekor binatang,he2 sekilas itu aku teringat ponakan yang disemarang yang baru mulai Juli kemarin masuk sekolah taman kanak-kanak, suatu ketika dia bercerita sama ponakanku yang lain (yang sudah kuliah) bahwa dia gak mau sekolah dia mau jadi kebo aja, he2 ada-ada saja ponakanku itu. kalau sudah seperti itu apa aku masih bisa berkata “jadilah seperti apa kau ingin jadi?’ …entahlah…..he2
