<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Martiana&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://martiana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://martiana.wordpress.com</link>
	<description>Wind, rain and Traveling</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2009 10:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='martiana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/ce2c971a19dd832fab19528275f37d9a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Martiana&#039;s Weblog</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>sahabat sederhana</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/11/02/sahabat-sederhana/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/11/02/sahabat-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 10:36:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[kesederhanaan masih membalutnya, senyumannya masih semanis dahulu, dan tatapannya masih sesejuk ingatanku,
mereka menungguku didepan gerbang stasiun solo balapan,
tersenyum melihat kedatanganku, aku berjalan dengan langkah lebar-lebar, Assalamu&#8217;alaikum kami segera bersalaman dan berpelukan,
sahabat-sahabat sederhanaku, aku kangen pada kalian,,,
lama sekali kami tak berjumpa, setelah tahun kelulusan tiga tahun berselang kami baru bisa berjumpa, dan masih seperti dulu, hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=116&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>kesederhanaan masih membalutnya, senyumannya masih semanis dahulu, dan tatapannya masih sesejuk ingatanku,<br />
mereka menungguku didepan gerbang stasiun solo balapan,<br />
tersenyum melihat kedatanganku, aku berjalan dengan langkah lebar-lebar, Assalamu&#8217;alaikum kami segera bersalaman dan berpelukan,<br />
sahabat-sahabat sederhanaku, aku kangen pada kalian,,,</p>
<p>lama sekali kami tak berjumpa, setelah tahun kelulusan tiga tahun berselang kami baru bisa berjumpa, dan masih seperti dulu, hanya aku yang bercelana dan berjilbab sederhana, tapi mereka tidak pernah mempersalahkannya, hanya kadang sesekali menasehati dengan  &#8220;yang lembut sedikit dong ukhti, biar tambah manis&#8221;<br />
ha-ha aku hanya bisa tersenyum dan minta didoakan semoga pintu hatiku segera dibukakan, aminnn,</p>
<p>sahabat-sahabat sedehana ku, masih seperti dulu<br />
sabar, tenang, dan selalu tersenyum,<br />
kadang aku merasa, jika difoto,mungkin aku lah perusak pemandangan itu,<br />
ha2 aku merasa kecil dihadapan mereka,<br />
mereka tetap istiqomah, berjalan di jalan yang lurus,<br />
walau terjun dimasyarakat yang sangat rentan dengan isyu-isyu tidak jelas, mereka tetap maju, dan selalu menundukkan kepala,</p>
<p>tak ada kata-kata duniawi dan kemewahan harta yang mereka ucapkan,<br />
hanya kesederhanaan yang sempat membuatku iri,<br />
tapi ya Allah, Engkau menciptakan segala sesuatu tentu sudah pada tempatnya, dan pasti sudah Engkau persiapkan diposisinya masing-masing, tidak lebih dan tidak kurang,<br />
terima kasih telah memberi sahabat-sahabat sederhana yang selalu mengingatkanku,<br />
pertemuanku dengan mereka telah menyadarkan satu hal yang sangat penting, yang disini bahkan kadang dianggap sampah,</p>
<p>terimakasih ya Allah,<br />
sebenarnya kederhanaan mereka adalah kemewahan bagiku,<br />
yang telah kau ingatkan bahwa banyak hal yang telah mereka lakukan untuk agamaMu,<br />
dan semoga hamba bisa, walau dengan jalan yang berbeda, walau dengan cara yang berbeda, semoga Engkau tak pernah membiarkan hamba melupakanMu,<br />
amin&#8230;</p>
<p>sahabat-sahabat sederhanaku<br />
semoga kalian tetap istiqomah dan selalu diberkahi,<br />
amin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=116&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/11/02/sahabat-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kenangan Kecilku</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/10/07/kenangan-kecilku/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/10/07/kenangan-kecilku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 01:36:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Childish]]></category>
		<category><![CDATA[child]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Stasiun kereta selalu membuatku sedih ,
melihat kereta api dengan gerbong yang panjang perasaanku disergapi rasa takut,
stasiun mengingatkanku pada seseorang yang hangat,
seorang perempuan selain ibuku yang bisa aku peluk dan menangis dipangkuannya,
dulu saat distasiun bersamanya aku mengira akan diajak bepergian naik kereta,
berkunjung ke tempat dia tinggal,
dia mengajakku naik kereta,
menunjukkan tempat duduknya,
dan melihat ayah ibu yang mengantar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=112&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Stasiun kereta selalu membuatku sedih ,<br />
melihat kereta api dengan gerbong yang panjang perasaanku disergapi rasa takut,<br />
stasiun mengingatkanku pada seseorang yang hangat,<br />
seorang perempuan selain ibuku yang bisa aku peluk dan menangis dipangkuannya,</p>
<p>dulu saat distasiun bersamanya aku mengira akan diajak bepergian naik kereta,<br />
berkunjung ke tempat dia tinggal,<br />
dia mengajakku naik kereta,<br />
menunjukkan tempat duduknya,<br />
dan melihat ayah ibu yang mengantar dari balik jendela kereta,<br />
aku begitu bersemangat saat itu,<br />
berlarian sepanjang gerbong,<br />
aku tahu aku aman, karena dia berjalan dibelakangku,</p>
<p>tapi, saat suara seorang wanita terdengar keras diseantero stasiun,<br />
dia mengajakku turun, dan menyerahkanku dipelukan bapakku,<br />
dan dia melangkah naik kegerbong kereta, sendirian&#8230;.<br />
aku terkesiap melihatnya,<br />
aku langsung tahu, ternyata dia meninggalkan kami semua lagi, lagi dan lagi<br />
dia tidak mengajakku naik kereta,<br />
dia duduk dibalik jendela kereta malam,<br />
tersenyum dan melambaikan tangan kearahku,<br />
aku hanya bisa melihatnya, aku tidak tahu bagaimana ekspresi wajahku,<br />
hanya saja aku tidak bisa tersenyum sepertinya,<br />
yang kuperlukan saat itu hanyalah pelukan bapakku, aku tak ingin melihatnya,<br />
aku sedih&#8230;</p>
<p>Dari saudara bapakku hanya dia yang selalu membuatku bisa bicara ditelepon,<br />
dia selalu menanyakan kabarku, apa yang kulakukan, sudah makan apa belum,<br />
tadi makan pake apa,<br />
dan entah kenapa jawabanku selalu membuat dia tertawa,<br />
waktu dia tanya makan pake apa? aku jawab pake sendok,<br />
bukankah benar aku makan pake sendok, tapi tawanya terdengar terpingkal-pingkal,<br />
aku tak tahu bagaimana pola pikiran orang dewasa,<br />
aku rasa jawabanku sudah benar,</p>
<p>dulu waktu kami masih belum pindah rumah,<br />
dan aku belum bisa berjalan dengan benar,<br />
tiap kali dia datang kerumah, dia selalu mengajakku keliling kampung naik sepeda,<br />
melewati rumah-rumah tradisional, jalan-jalan kampung,<br />
melihat angsa dipinggir jalan, dan orang &#8211; orang yang ramai lomba tujuh belasan,<br />
dia meletakkan tempat duduk kecil di stang sepeda,<br />
dan mendudukkan aku disana,<br />
kami keliling berpetualang bersama,<br />
kemanapun aku pergi, jika bersamanya aku tidak takut,<br />
karena aku tahu aku aman,<br />
padahal aku sangat tahu dia tidak pernah pandai menghafal jalan,<br />
pernah beberapa kali kita tersesat tidak tahu arah pulang,<br />
tapi dia selalu bisa meredakan keresahanku, mengajakku bernyanyi,<br />
berbincang tentang apa saja yang kita temui dijalan,<br />
menawariku makanan, dan aku tahu, dia pasti menemukan jalan pulang,<br />
makanya aku tak pernah takut bersamanya,</p>
<p>Sekarang aku sudah pandai berkata-kata,<br />
jika dia datang kerumah, aku selalu ingin membuntutinya,<br />
waktu dia sholat, aku akan menyibak tirai kamar mushola, memastikan dia ada,<br />
saat dia mandi, aku akan berulang-ulang mengetuk pintu kamar mandi,<br />
dan memanggil-manggil namanya, sampai dia menjawab dari dalam kamar mandi,<br />
aku senang melakukannya,</p>
<p>dia adalah orang yang bisa memelukku dan memberi hukuman dengan keras kepadaku,<br />
kalau menghukumku, dia akan menggelitik perutku, hingga aku geli dan mengakui kesalahanku,<br />
atau waktu dirumah embah, saat aku nakal  dia dan omku bilang mau memasukkan aku ke kamar yang ada peti matinya,<br />
entah apa itu,  tapi dia berkata seperti itu, karena dia tahu pasti aku sangat takut dengan setan, pocong dan teman-temannya<br />
yang aku tahu dia menghukumku saat aku berbuat salah, berbuat keterlaluan dan berbuat seenakku, tapi aku tak bermaksud berbuat jahat,<br />
dan dia tahu itu,<br />
dan aku juga tahu saat dia memberi hukuman dia juga tak bermaksud berbuat jahat kepadaku,</p>
<p>sekarang apa dia merindukan aku,<br />
aku rasa dia pasti rindu dengan celoteh kecilku&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=112&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/10/07/kenangan-kecilku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sajadah Panjang</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/30/sajadah-panjang/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/30/sajadah-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 09:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[soul]]></category>
		<category><![CDATA[sujud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/2009/09/30/sajadah-panjang/</guid>
		<description><![CDATA[Ada sajadah panjang terbentang
Dari kaki buaian
Sampai ke tepi kuburan hamba
Kuburan hamba bila mati
Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan sujud
Di atas sajadah yang panjang ini
Di selingi sekedar interupsi
Reff:
Mencari rezeki mencari ilmu
Mengukur jalanan seharian
Begitu terdengar suara adzan
Kembali tersungkur hamba
Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan rukuk
Hamba sujud dan lepas kening hamba
Mengingat Dikau sepenuhnya
Mengingat Dikau sepenuhnya
    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=111&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada sajadah panjang terbentang<br />
Dari kaki buaian<br />
Sampai ke tepi kuburan hamba<br />
Kuburan hamba bila mati</p>
<p>Ada sajadah panjang terbentang<br />
Hamba tunduk dan sujud<br />
Di atas sajadah yang panjang ini<br />
Di selingi sekedar interupsi</p>
<p>Reff:<br />
Mencari rezeki mencari ilmu<br />
Mengukur jalanan seharian<br />
Begitu terdengar suara adzan<br />
Kembali tersungkur hamba</p>
<p>Ada sajadah panjang terbentang<br />
Hamba tunduk dan rukuk<br />
Hamba sujud dan lepas kening hamba<br />
Mengingat Dikau sepenuhnya<br />
Mengingat Dikau sepenuhnya</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=111&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/30/sajadah-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>negeri Angin</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/28/negeri-angin/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/28/negeri-angin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 01:27:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[soul]]></category>
		<category><![CDATA[angin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[kemarin aku pulang ke negeri angin,
negeri dimana pertama kali aku berjumpa dan berkenalan dengan angin,
pertama kali aku menyadari kehadirannya, selalu disampingku,
selalu ada, tanpa terlihat, tapi bisa kurasakan,
dia masih seperti dulu,
masih sama seperti aku mengingatnya pertama kali,
menggesek dedaunan pohon mangga didepan teras,
dan menimbulkan bunyi yang khas,
yang hanya bisa terdengar di negeri angin,
di negeri angin, suara sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=109&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>kemarin aku pulang ke negeri angin,<br />
negeri dimana pertama kali aku berjumpa dan berkenalan dengan angin,<br />
pertama kali aku menyadari kehadirannya, selalu disampingku,<br />
selalu ada, tanpa terlihat, tapi bisa kurasakan,</p>
<p>dia masih seperti dulu,<br />
masih sama seperti aku mengingatnya pertama kali,<br />
menggesek dedaunan pohon mangga didepan teras,<br />
dan menimbulkan bunyi yang khas,<br />
yang hanya bisa terdengar di negeri angin,</p>
<p>di negeri angin, suara sangat dihargai,<br />
suara kendaraan yang bersliweran sangat terdengar jelas, dan jernih,<br />
suara ibu memanggilku, suara orang bercakap-cakap,<br />
dan suara jejak kaki,</p>
<p>aku masih memandang rimbunan dedaunan pohon mangga,<br />
dan angin masih setia mempermainkan rambutku,<br />
menari diujung sudut mataku,</p>
<p>negeri angin akan selalu ada,<br />
dimana sinar mentari berusaha masuk diantara dedaunan pohon mangga,<br />
dan aku bisa menikmati alunan musik alam yang dimainkan angin,<br />
sambil duduk menulis atau membaca buku,<br />
dan rambutku masih bergoyang dimainkannya&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=109&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/28/negeri-angin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>menjelang kepulanganku</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/17/menjelang-kepulanganku/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/17/menjelang-kepulanganku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 05:26:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang diciptakan dengan takdirnya sendiri-sendiri
ada yang menjadi penjual koran, penjaja makanan dikereta dan ada pula yang menjadi penumpang dikereta,
kadang aku berpikir apa yang orang-orang pikirkan,
menjajakan makanan sampai semalam suntuk,
dari pagi hingga pagi lagi, tanpa lelah menunggu kereta malam yang lewat distasiun,
bahkan aku pernah melihat seorang nenek tua yang masih menjajakan dagangannya,
dan tidak bisa turun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=107&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setiap orang diciptakan dengan takdirnya sendiri-sendiri<br />
ada yang menjadi penjual koran, penjaja makanan dikereta dan ada pula yang menjadi penumpang dikereta,<br />
kadang aku berpikir apa yang orang-orang pikirkan,<br />
menjajakan makanan sampai semalam suntuk,<br />
dari pagi hingga pagi lagi, tanpa lelah menunggu kereta malam yang lewat distasiun,<br />
bahkan aku pernah melihat seorang nenek tua yang masih menjajakan dagangannya,<br />
dan tidak bisa turun karena kereta sudah terlanjur jalan, kalau seperti itu dia mesti ikut kereta sampai turun distasiun berikutnya,<br />
sebenarnya tidak ada yang salah dengan kehidupan ini,<br />
hanya saja, seorang nenek tua tengah malam masih sibuk menjajakan dagangannya, dimanakah keluarganya? dimanakah anaknya? kenapa sampai seperti itu dia membanting tulang,<br />
sebenarnya apa yang diperlukan manusia untuk bertahan hidup?<br />
hanya sesuap nasi dan seteguk air minum?<br />
apakah begitu beratnya mendapatkan hal itu?</p>
<p>tak ada yang salah dengan kehidupan ini,<br />
setiap orang diciptakan dengan takdir masing-masing<br />
dengan jalan cerita dan kisah masing-masing<br />
ada yang menjadi penumpang kereta, penjaja makanan di kereta malam,<br />
dari penumpang kereta itupun masih dibagi-bagi sesuai dengan garis-garis kemampuan penumpang,<br />
ada penumpang kereta ekonomi, bisnis dan eksekutif,<br />
liburan lebaran membuat orang berbondong-bondong pulang ke kampung halaman masing-masing,<br />
saat-saat seperti ini terlihat jelas kesenjangan antar manusia,<br />
sang kaya dan si miskin,<br />
dan satu tradisi yang menurutku tidak terlalu benar tapi sudah menjadi pembenaran sendiri di masyarakat,<br />
bahwa jika lebaran tiba kita harus punya banyak uang,<br />
dan itulah yang mengakibatkan banyak kejahatan meningkat menjelang lebaran,<br />
sebenarnya tidak ada yang salah dengan lebaran itu sendiri,<br />
tapi bukankah sebaiknya lebih khusyuk menyambut bulan Rhomadan daripada bulan Syawal<br />
tapi kenapa orang lebih membesar-besarkan lebaran daripada Rhomadhon,</p>
<p>tidak ada yang salah dengan lebaran,<br />
dikampungku sendiri orang-orang menyambut lebaran dengan meriah,<br />
malam 1 syawal disambut dengan takbiran keliling,<br />
anak-anak sampai dewasa keliling desa dengan kostum yang aneh,<br />
patung-patung dari kertas diarak, dengan penampilan yang terbaik,</p>
<p>tidak ada yang salah dengan bulan syawal,<br />
hanya kita manusilah yang mungkin tidak bisa mengambil makna tiap waktu yang diberikan,</p>
<p>aku mungkin tidak terlalu peka seperti orang kebanyakan,<br />
sering melupakan nama teman, sering tidak mengenal wajah teman,<br />
bahkan kadang melupakan kejadian yang penting,<br />
aku hanya berusaha memandang hidup sesederhana mungkin,<br />
sebenarnya apa yang kita cari di dunia ini???</p>
<p>maaf kawan,<br />
semoga kita bisa menjalani hidup ini dengan sederhana,<br />
melangkah dengan sederhana,<br />
dan selalu tersenyum akan perjalanan yang kita lakukan,<br />
semoga selamat sampai tujuan,</p>
<p>amin&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=107&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/17/menjelang-kepulanganku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lain Ladang Lain Belalang Lain Lubuk Lain Ikannya</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/07/lain-ladang-lain-belalang-lain-lubuk-lain-ikannya/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/07/lain-ladang-lain-belalang-lain-lubuk-lain-ikannya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 06:38:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[ketidakwarasanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Setelah hidup seperempat abad mungkin aku baru menyadari pepatah itu memang ada benarnya, itupun secara tak sengaja pertama ketika teman mengucapkannya ditengah-tengah sholat tarawih dia mengomentari jamaah yang membalas puji-pujian kepada Rasullullah beda dengan tempatnya berasal,
yang kedua ketika aku nginap di tempat temanku dan sholat tarawih di masjid dekat kosnya, sholat tarawih dilakukan 20 rekaat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=105&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah hidup seperempat abad mungkin aku baru menyadari pepatah itu memang ada benarnya, itupun secara tak sengaja pertama ketika teman mengucapkannya ditengah-tengah sholat tarawih dia mengomentari jamaah yang membalas puji-pujian kepada Rasullullah beda dengan tempatnya berasal,<br />
yang kedua ketika aku nginap di tempat temanku dan sholat tarawih di masjid dekat kosnya, sholat tarawih dilakukan 20 rekaat dan 3 rekaat witir sama dengan masjid di kampung halamanku, sama cepatnya juga, tapi bedanya disini tiap 4 rekaat ada doa bersama oleh imam yang diamini jamaahnya, karena tidak tahu jadi aku kira sholat tarawih sudah selesai, dan niat sholat witir, tak tahunya ternyata sholat tarawihnya masih lama&#8230;. he2</p>
<p>Akhirnya aku setuju dengan pepatah di atas, lain ladang lain belalang lain lubuk lain ikannya, lain masjid dan lain imamnya lain pula urutan tarawihnya, ada yang ceramah dulu baru sholat tarawih, ada yang sholat tarawih dulu baru ceramah, tapi yang pasti kalau sholat isya itu tepat waktu, begitu muadzin selesai adzan, imam diseluruh masjid di muka bumi ini insyaAllah langsung mendirikan sholat. dan itulah Islam, selama masih tidak melanggar aturan Islam yang mendasar Allah itu Ahad, Muhammad utusan Allah, bagaimanapun urutan sholat tarawih itu banyak pendapat ulama, aku sebagai makmum insyaAllah bisa ikut, asal jangan yang aneh-aneh aja, seperti ada nabi setelah Muhammad, sepertinya kita harus bisa berfikir mana yang masalah mendasar dan mana yang tidak,</p>
<p>yah pepatah kuno yang ternyata manjur juga adalah malu bertanya sesat dijalan, coba aku mau nanya sebelahku setelah ini sholat tarawih atau witir, pasti gak akan salah niat sholatnya, tapi Allahualam, Dia lah yang tahu aku tidak sengaja salah baca niat, dan semoga sholat sunahku diterima, Amin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=105&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/07/lain-ladang-lain-belalang-lain-lubuk-lain-ikannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/03/jika-surga-dan-neraka-tak-pernah-ada/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/03/jika-surga-dan-neraka-tak-pernah-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 03:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kita semua
Benar-benar tulus
Menyembah pada-Nya
Atau mungkin kita hanya
Takut pada neraka
Dan inginkan surga
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkan kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya
Bisakah kita semua
Benar-benar sujud sepenuh hati
Kar`na sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=98&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apakah kita semua<br />
Benar-benar tulus<br />
Menyembah pada-Nya<br />
Atau mungkin kita hanya<br />
Takut pada neraka<br />
Dan inginkan surga</p>
<p>Jika surga dan neraka tak pernah ada<br />
Masihkan kau bersujud kepada-Nya<br />
Jika surga dan neraka tak pernah ada<br />
Masihkah kau menyebut nama-Nya</p>
<p>Bisakah kita semua<br />
Benar-benar sujud sepenuh hati<br />
Kar`na sungguh memang Dia<br />
Memang pantas disembah<br />
Memang pantas dipuja</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=98&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/03/jika-surga-dan-neraka-tak-pernah-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kisah pagi</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/02/kisah-pagi/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/02/kisah-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 02:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/2009/09/02/kisah-pagi/</guid>
		<description><![CDATA[pagi yang menyegarkan,
Terimakasih ya Allah kau kirimkan hujanMu semalam,
membuat hamba tidur terlelap dengan irama dentingan air Mu,
walapun ocehan nyamuk tak kalah nyaring disekitar telinga,
tak menyurutkan mata hamba untuk tetap tertutup, he2
Terimakasih ya Allah, mungkin inilah yang terbaik untuk hamba,
dan Engkau pasti mempunyai rencana terbaik untuk hamba,
mohon ikhlaskan hati hamba ya Allah,
engkaulah yang paling tahu, apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=93&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>pagi yang menyegarkan,<br />
Terimakasih ya Allah kau kirimkan hujanMu semalam,<br />
membuat hamba tidur terlelap dengan irama dentingan air Mu,<br />
walapun ocehan nyamuk tak kalah nyaring disekitar telinga,<br />
tak menyurutkan mata hamba untuk tetap tertutup, he2</p>
<p>Terimakasih ya Allah, mungkin inilah yang terbaik untuk hamba,<br />
dan Engkau pasti mempunyai rencana terbaik untuk hamba,<br />
mohon ikhlaskan hati hamba ya Allah,<br />
engkaulah yang paling tahu, apa yang hamba butuhkan, dan sebenarnya apa yang tidak perlu untuk hamba,<br />
dan mungkin sebenarnya inilah rencanaMu,</p>
<p>Engkau perencana semua perjalanan makhlukMu,<br />
tak ada yang lebih berat dan tak ada yang lebih ringan,<br />
semua pas menurut ukuranMu, dan kemampuan MakhlukMu,<br />
jadi mungkin ini juga tidak lebih berat seperti apa yang kuduga,<br />
dan terimakasih padaMu,<br />
mohon ampun atas segala dosa yang aku perbuat tanpa sepengetahuanku,<br />
Engkaulah yang Maha Tahu&#8230;</p>
<p>jangan biarkan hati hamba jauh dariMu ya Allah,<br />
terimakasih kau kirimkan hujanMu semalam,<br />
irama dentingan alam yang menenangkan pikiranku,<br />
hembusan dingin yang mendamaikan jiwa dan hatiku,</p>
<p>Terimakasih atas segala kisah yang kau anugrahkan kepadaku,<br />
semua ada dalam rencana dan kepastianMu,<br />
mohon jangan biarkan hamba terlupa padaMu,<br />
dan jangan pernah kau tinggalkan hamba,<br />
hanya Engkaulah cayaha dalam perjalanan ini,<br />
dan Engkau lah yang paling tahu apa yang terbaik untuk hamba,<br />
berikanlah yang terbaik itu ditempat dan waktu yang tepat,</p>
<p>Amin&#8230; ya Rabbal &#8216;alamin</p>
<p>pagi yang menyenangkan dengan pikiran yang menenangkan,<br />
Ghu Mao&#8230;..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=93&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/02/kisah-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jalan yang hilang</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/09/01/jalan-yang-hilang/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/09/01/jalan-yang-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 05:28:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[tunjukkan jalanMu ya Allah,
hamba sudah terlalu jauh tersesat, apa yang harus hamba lakukan,
tunjukkan jalan lurusMu,
lapangkan hati hamba, bersihkan pikiran hamba,
mohon maaf atas kesalahan hamba,
ya Allah, ya Allah, ya Allah
apa yang hamba lakukan,
tunjukkanlah jalanMu ya Allah,
terangi hati dan pikiran hamba,
hamba tau Engkau takkan membebani manusia lebih dari kemampuannya,
kuatkan hati hamba ya Allah,
ya Allah kembalikan hamba ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=91&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>tunjukkan jalanMu ya Allah,<br />
hamba sudah terlalu jauh tersesat, apa yang harus hamba lakukan,<br />
tunjukkan jalan lurusMu,<br />
lapangkan hati hamba, bersihkan pikiran hamba,<br />
mohon maaf atas kesalahan hamba,<br />
ya Allah, ya Allah, ya Allah<br />
apa yang hamba lakukan,<br />
tunjukkanlah jalanMu ya Allah,<br />
terangi hati dan pikiran hamba,<br />
hamba tau Engkau takkan membebani manusia lebih dari kemampuannya,<br />
kuatkan hati hamba ya Allah,<br />
ya Allah kembalikan hamba ke jalanMu,<br />
Astagfirullah hal adzim, Astagfirullah hal adzim<br />
kuatkan hamba ya Allah,<br />
ini bukan apa2 dibanding para umatMu yang kau uji di jaman rasulullah,<br />
ya Allah, ya Allah,<br />
hanya padaMu lah hamba menyembah dan meminta pertolongan,<br />
hanya Engkau lah tempat hamba mengadu,<br />
ya Allah ampuni dosa hamba,<br />
dosa yang hamba sengaja dan tidak hamba sengaja,</p>
<p>Amin,</p>
<p>tunjukkan jalan lurusMu,</p>
<p>Amin, amin, amin ya robbal &#8216;alamin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=91&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/09/01/jalan-yang-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kurang kerjaan</title>
		<link>http://martiana.wordpress.com/2009/08/28/kurang-kerjaan/</link>
		<comments>http://martiana.wordpress.com/2009/08/28/kurang-kerjaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 07:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>martiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[ketidakwarasanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martiana.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[ini adalah hari ketujuh Ramadhan, dan orang -orang kaya mulai berlomba membuat rencana untuk lebaran, ada yang membeli baju, merencanakan liburan dan aku hanya bisa menjadi penonton,
yang tak mau kalah hanya satu, antri tiket buat mudik, bagi sebagian orang seperti aku, lebaran adalah moment untuk kumpul keluarga, tak ada spesial mungkin, hanya sungkem dan bersalam-salaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=81&subd=martiana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>ini adalah hari ketujuh Ramadhan, dan orang -orang kaya mulai berlomba membuat rencana untuk lebaran, ada yang membeli baju, merencanakan liburan dan aku hanya bisa menjadi penonton,<br />
yang tak mau kalah hanya satu, antri tiket buat mudik, bagi sebagian orang seperti aku, lebaran adalah moment untuk kumpul keluarga, tak ada spesial mungkin, hanya sungkem dan bersalam-salaman dengan anggota keluarga yang lain dari yang tua hingga yang masih bayi, diajarkan untuk bersalaman, bersalaman dalam arti fisik, bagaimana dengan bersalaman antar hati, sepertinya kita masih jauh dari itu,<br />
hanya saja satu hal yang aku ingat setiap kali puasa, waktu kecil dulu, ibu menyediakan 2 jenis Es di rumah, yang satu es teh dan yang satu es buah/es kolak atau es-es yang lain sejenisnya, tiap menjelang magrib gelas-gelas sudah berjajar disebelah mangkuk besar tempat menaruh Es, aku, adikku dan kakakku yang masih dirumah menunggu adzan magrib didepan TV, usia kami masih SD waktu itu, dan begitu bedug bertalu dari Masjid dekat Rumah, kami segera berlomba berlari menuju dapur, entah dapat apa juaranya, padahal ibu sudah menyediakan semuanya buat kami, bahkan pasti berlebih tapi tetap saja lomba lari itu sangat menyenangkan jika diingat.<br />
setelah meneguk es, kami pasti langsung mengambil kue kecil buatan ibu, kadang pisang goreng, kadang bakwan atau kue-kue kecil lainnya, kalau kami tidak sabar, kami segera makan baru sholat magrib, tapi tidak Bapakku, hal yang paling kuingat adalah beliau minum segelas air putih, kemudian minum es dan makan kue kecil, dan segera ambil wudhu, he2 jadilah kami tidak sholat berjamaah dengan beliau.<br />
kami makan buka dengan ramai, segera setelah ambil nasi dan lauk di dapur, kami segera kembali di depan TV dan menempatkan urutan tempat duduk, jika ada iklan yang aneh kita pasti segera berkomentar, ha2 aku rasa keluargaku pasti jadi juara jika ada lomba komentartor, tapi komentarnya tak satupun ada yang membangun, semua menjatuhkan,ha2 target ledekan kami pun berganti-ganti, aku tak mau pernah kalah meledek kembali kakak-kakakku yang lain, tapi tetap saja yang terkecillah yang selalu menjadi topik utama, aku dan adikku&#8230;<br />
dari kecil aku sudah menunjukkan ketidaktertibanku, padahal seingatku aku tidak pernah diajarkan untuk mandiri, maklum aku adalah cewek paling kecil dari kakak-kakakku yang sebagian besar cowok, bahkan ketrampilan tangan waktu SD saja aku dibuatkan, tapi aku tak bisa bohong waktu ditanya guru &#8220;siapa yang membuatnya?&#8221;, karena tak mungkin seorang bocah SD kelas 4 bisa membuat kaligrafi berseni sekelas orang dewasa, tapi kurasa guru SD ku waktu itu menghargai kejujuranku dengan mengatakan kakak tertuaku yang membantuku, hingga akhirnya aku memperoleh nilai 6, ha2 tapi aku bangga karena banyak temanku yang mendapat nilai dibawahku.<br />
satu lagi hal yang masih kuingat kakak-kakakku tak ada satupun yang mau mengajari aku belajar motor, hingga baru SMP kelas 2 aku belajar motor kalah jauh sama adekku yang SD sudah pada diajari, itupun dengan tangisan dan acara mogok makan segala, serta merayu-rayu bapak agar diajari naik motor, karena semua mas-masku menggelengkan kepala. Bapakku akhirnya turun tangan dengan sabar beliau mengajari cara melemaskan tangan, memegang gas, menginjak rem dan mengendalikan motor saat dijalan raya, padahal jika kuingat beliau pasti sibuk sekali, selain menjadi guru beliau juga membuka usaha kecil untuk membiayai sekolah anak-anaknya, karena dukungan beliau inilah akhirnya kakakku luluh, satu persatu mereka mau mengajariku.<br />
kalau mengingat dari kecil seperti itu, heran rasanya ketika dewasa aku menjadi seperti ini,<br />
tapi aku rasa itu adalah kuasaMu, Engkau sudah merencakan hamba disini sekarang jauh dari orang tua, keluarga dan handai tolan, sehingga dari kecil Engkau telah mempersiapkan hamba seperti itu, hamba tahu pasti tidak mudah mendidik anak yang keras kepala, tapi Engkau yang mengatur hamba agar tidak menjadi terlalu manja, karena Engkau sudah merencanakan kehidupan makhlukMu, dan semoga itu yang terbaik untuk hamba, keluarga hamba dan seluruh umat manusia.</p>
<p>menjalani puasa kali ini membuatku mengingat masa kecil disuatu desa yang ramai dengan bau asin garam, lomba lari ke dapur, minta uang saku saat terawih, pura-pura capek sholat tarawih padahal jajan diwarung sebelah masjid, konyol sekali, hal-hal yang membuat kita bisa menjadi seperti ini tak kan pernah lepas dari orang-orang yang ada dimasa lalu kita,</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martiana.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martiana.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martiana.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martiana.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martiana.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martiana.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martiana.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martiana.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martiana.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martiana.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martiana.wordpress.com&blog=2290407&post=81&subd=martiana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martiana.wordpress.com/2009/08/28/kurang-kerjaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1156f295476a581b6e087c9b818a5f07?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">martiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>